English | Indonesia
Login
Best Teens, No. 18, Thn. III, Edisi Desember 2013 - Januari 2014, Populer, Hal. 18
USIA BUKAN HALANGAN. Adel ingin menyebarkan informasi dan mengajak teman-teman remaja lainnya untuk mulai peduli dan melakukan sesuatu untuk lingkungan.

Sama seperti remaja lainnya yang baru lulus dari SMA, Adeline Tiffanie, alumnus SMAK1 tahun 2013 ini baru saja memasuki dunia perkuliahan, merasakan kehidupan sebagai mahasiswi di salah satu universitas di Jakarta. Mungkin diantara BEST Lovers sudah tak asing mendengar nama Adeline Tiffanie, yah Adeline merupakan pendiri Klub Sahabat Alam.

Klub Sahabat Alam merupakan wadah untuk anak-anak Indonesia dan dunia yang memberikan teladan untuk mengapresiasikan usaha-usaha dini untuk menyelamatkan alam dan melestarikan lingkungan sekitarnya. Klub ini didirikan Adel 5 tahun yang lalu, ketikaAdel masih berusia 12 tahun, wah hebat yah BEST Lovers. Kok bisa sich Adel berpikir untuk mendirikan klub itu. Hmmm, awalnya ketika terjadi banjir 5 tahunan pada tahun 2007-2008, ketika itu Adel tinggal di daerah Kelapa Gading dan mengalami banjir parah sekitar 50 cm. Padahal banjir sebelumnya cuma sampai depan rumah Adel, nggak sampai masuk ke rumahnya. Adel sempat kaget dengan perubahan yang terjadi.

Karena tidak ada air bersih dan listrik, Adel dan keluarga mengungsi ke daerah sekitar Matraman, di daerah itu semua jalanan kering, genangan air saja nggak ada. Dari kejadian tersebut Adel mulai bertanya-tanya kenapa sich hal tersebut bisa terjadi. Adel mulai bertanya kepada orang tuanya, Bapak/Ibu guru, maupun teman-temannya. Dari Bapak/Ibu guru Adel diberitahu mengenai perubahan iklim dan pemanasan global.

Untuk Adel, kata-kata tersebut merupaan sesuatu yang baru dan unik, Adel mulai mencari tahu mengenai perubahan iklim dan pemanasan global melalui internet. Mulai dari sini, Adel ingin menyebarkan informasi dan mengajak teman-teman remaja lainnya ntuk mulai peduli dan melakukan sesuatu untuk lingkungan. Keingininan Adel sangat didukung oleh keluarga, teman-teman, dan orang-orang di sekitar Adel.

Sudah banyak kegiatan yang dilakukan oleh Klub Saabat Alam Diantaranya, menanam mangrove (bakau), melepas ikan, dan melakukan seminar di sekolah-sekolah untuk meningkatkan kepedulian anak-anak terhadap lingkungan.

Berbagi penghargaan telah diterima Adel karena dinilai telah memberikan kontribusi positif yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitarnya. Pada September 2013, ia mendapatkan The International Diana Award 2013 dari pemerintah Inggris. Ia juga menyabet juara Eco-Friendly (2009) karena peran nyatanya dalam pelestarian lingkungan. Dan tahun 2010, Adeline dipilih Badan Lingkungan Hidup PBB, United Nations Environmental Program (UNEP), menghadiri International Children's Conference on Biodiversity di Nagoya (Jepang) dan dianugerahi World Summit Youth Award untuk kategori Go Green, karena aksi pelestarian lingkungan hidup.

Ternyata, Adel juga menjadi juara 1 dalam kejuaraan debat antar pelajar sedunia (World Schools Debating Championships (WSDC) di Turki pada Januari 2013. Sejak kelas 1 SMA memang Adel sudah aktif mengikuti ekskul debat Inggris di SMAK1, sampai akhirnya Adel mengikuti seleksi untuk mewakili tim Indonesia untuk mengikuti lomba di Turki. Menurut Adel, kita harus bisa memprioritaskan antara belajar dan kegiatan lain yang ingin kita lakukan agar keduanya seimbang.

Adel berharap agar remaja mulai aktif mencari tahu apa sich yang baik untuk diri kita dan untuk lingkungan. Contoh yang sangat simple kalau selesai ujian banyak kertas fotokopian yang sudah tidak dipakai, bisa dikumpulkan untuk didaur ulang.

YUNITA

 

  


Copyright © 2018 Sahabat Alam. All Rights Reserved.