English | Indonesia
Login
Majalah Detik, Edisi 172, 16-22 Maret 2015, Inspiring People, Hal. 84-91
PENEBAR RACUN CINTA LINGKUNGAN. Presiden Sukarno pernah berpidato, Seribu orang tua hanya dapat bermimpi, satu orang pemuda dapat mengubah dunia. Tak terhitung berapa banyak pemuda yang karya-karyanya telah mengubah dunia.

Walaupun umurnya belum seberapa, jangan pernah anggap enteng anak muda. Mereka punya berlimpah energy dan sejuta ide menyegarkan. Lihat saja Adeline Tiffanie Suwana. Dia baru 18 tahun. Tapi apa yang dia lakukan untuk lingkungan berangkali jauh melampaui mereka yang berumur dua kali lipat.

Umurnya baru 11 tahun saat Jakarta direndam banjir besar pada 2007. Tempat tinggalnya di Kelapa Gading tak luput dari banjir dan berubah seperti kota mati. Bersama keluarganya, Adeline terpaksa mengungsi selama beberapa hari. Adeline kecil tak habis pikir, mengapa ada satu daerah di Jakarta direndam banjir tapi ada daerah lain yang juga masih di Jakarta tetap kering, jauh dari banjir.

Saya bingung, kenapa masih satu Jakarta, di satu tempat banjir tetapi di tempat lain kering, Adeline mengenang banjir delapan tahun lalu. Kala itu, ada puluhan ribu warga Jakarta yang terpaksa menginap di tempat pengungsian, kerabat, atau hotel selama beberapa hari.

Adeline bertanya kepada orang tua, keluarga, dan gurunya. Ada yang menjawab banjir merupakan kehendak Tuhan dan ada yang mengatakan banjir disebabkan sampah yang menumpuk di banyak tempat sehingga menimba air yang semestinya mengalir.
Penjelasan dari gurunya di sekolah membuat jidat Adeline makin berkerut. Sang guru menjelaskan bahwa terjadinya bencana alam, seperti banjir dan perubahan cuaca yang ekstrem, disebabkan oleh pemanasan global atau global warming. Istilah yang baru didengar Adeline.

KUSTIAH Agung Pambudhy/Detikcom
Berita selanjutnya bisa di baca di link berikut: http://majalah.detik.com/cb/5f8e2cd1927bc9c31a5fd5d86a8b8b7e/2015/20150316_MajalahDetik_172.pdf

  


Copyright © 2017 Sahabat Alam. All Rights Reserved.